Villa Lama Keluarga Yamazaki

Villa Lama Keluarga Yamazaki

Description

Villa Tua Keluarga Yamazaki, dimana bangunan utama, ruang upacara minum teh, dan koshikake machiai menjadi aset budaya benda kota pada tahun 2000, dan bangunannya disumbangkan kepada pemerintah kota pada tahun 2006. Lalu pada bulan Februari 2011, bagian taman didaftarkan menjadi objek memorial nasional. Lalu pada 30 September 2019 ditunjuk menjadi Aset Budaya Penting Negara kategori bangunan. Taman dari Villa Tua Keluarga Yamazaki, bersamaan dengan konstruksi dari gedung ala barat dan gedung ala Jepang, diakui memiliki nilai sebagai model untuk taman ala Jepang, bersamaan dengan ruang upacara minum teh yang dirancang oleh Yasuoka Katsuya, dan dinilai tinggi sebagai “Kontribusi besar untuk perkembangan budaya pertamanan”!

Villa Tua Keluarga Yamazaki awalnya dibangun sebagai tempat peristirahatan untuk pemilik generasi ke-5 toko manisan tua Kawagoe “Kameya” Yamazaki Kashichi. Dikatakan bahwa keluarga Yamazaki, dimana Kashichi generasi pertama yang berasal dari daerah yang kini menjadi Kota Nakano Prefektur Nagano, datang ke Kawagoe pada tahun 1772 dan memulai bisni sebagai manufaktur kue dengan nama Kameya Seiuemon, dan pada 1783, “Kameya” mendapatkan izin untuk beroperasi. Kashichi generasi keempat terlibat dalam pendirian Bank Nasional Ke-85 pada tahun 1878, dan menjadi teladan dalam dunia perekonomian Kawagoe pada saat itu.

Perancangan Villa Tua Keluarga Yamazaki ini dilakukan oleh arsitek bernama Yasuoka Katsuya. Yasuoka Katsuya mempelajari ilmu arsitektur di Tokyo Imperial University dan merupakan murid dari Tatsuno Kingo (Perancang Kantor Pusat Bank Jepang dan Stasiun Tokyo). Setelah lulus, beliau bekerja di Mitsubishi Estate, tetapi beliau memiliki minat di hunian kecil menengah, sehingga beliau mengundurkan diri, dan aktif sebagai arsitek hunian dan sukiya. Pada tahun 1918, beliau menangani Bank Nasional Ke-85, dan pada saat itu Kashichi generasi ke-5 pernah bekerja sebagai wakil direktur di sana, sehingga bisa dianggap bahwa Kashichi generasi ke-5 mengakui keahlian Yasuoka Katsuya sehingga meminta beliau untuk membuatkan villa untuk dirinya.

Luas kawasan Villa Tua Keluarga Yamazaki adalah 2300 meter persegi, dengan luas bangunan 250 meter persegi. Di bagian selatan gedung utama, terbentang taman yang luas, dan di bagian timur taman terdapat ruang upacara minum teh yang dikatakan sebagai duplikat dari Joan taman Uraku. Bangunan utama bergaya barat dengan finishing mortar kayu dan atap bergaya barat dan menjadi desain yang saling cocok dengan gedung gaya Jepang. Gedung gaya barat dibangun dengan mortar yang disemprotkan di lantai pertama dan dinding yang dipoles dengan sambungan horisontal yang sempit di lantai dua, sehingga memiliki lapisan akhir yang indah. Terdapat 2 buah kaca patri pada bagian dindingnya. Dengan desain yang menunjukkan keindahan art noveau, terdapat motif yang terjalin oleh kaca warna-warni, khususnya putih dari bunga magnolia dan sarang burung berwarna merah merupakan yang paling berkesan. Bagian bawah dari kaca patri ini memiliki desain yang lebih detail dengan menampilkan tumbuhan yang ada di pesisir. Dalam ruangan sukiya, ruang tamu dan ruang keluarga menggunakan material yang bagus, dan juga kebanyakan pilar di bangunan utama menggunakan kayu berkualitas tinggi. Di bagian ujung timur dari bangunan gaya Jepang terdapat ruangan anak.

 Sang arsitek Yasuoka Katsuya, memiliki pengetahuan mendalam dalam taman gaya Jepang sampai-sampai ia merilis buku berjudul “Chasitsu to Chaen”, dan ia juga menunjukkannya pada konstruksi taman dari Villa Tua Keluarga Yamazaki. Jika anda melihat secara menyeluruh dari lorong ruangan upacara minum teh, terdapat taman yang memiliki perbedaan tinggi, dan lentera batu di sana menjadi aksen, dan juga ruang upacara minum teh yang berada di ujung pepohonan memiliki pesona tersendiri. Gedung ini sangat bernilai, dan juga anda dapat mempelajari tentang sejarah, jadi untuk anda yang memiliki minat terhadap sejarah Jepang, sehingga anda dapat lebih menikmatinya jika anda mempelajari sedikit sebelum berkunjung ke sini

Tempat rekomendasi yang wajib dikunjungi saat mengenakan kimono!  

Terpisah dari hingar bingar di Perkotaan Kuradzukuri, anda bisa merasakan ketenangan yang ada di tempat tinggal dan taman di Jepang. Bangunan ini juga memiliki sejarah dimana bangunan ini ditunjuk sebagai salah satu aset budaya penting Jepang, jadi habiskanlah waktu disini dengan santai. Jendela kaca yang berwarna-warni juga menjadi salah satu ciri khas dan identitas dari bangunan ini. Taman dari villa lama keluarga Yamazaki ini, serta bangunan bergaya Jepang dan bangunan bergaya Barat, diakui bernilai sebagai contoh taman gaya Jepang termasuk ruang teh yang dirancang oleh Yasuoka Katsuya. Villa lama keluarga Yamazaki dibangun sebagai tempat persembunyian bagi Yamazaki Kashichi, generasi kelima dari toko jajanan Kawagoe yang mapan “Kameya”.